Keramba Jaring Apung di Waduk Cirata Ditertibkan

Petugas gabungan lintas instansi tertibkan petak keramba jaring apung (KJA) di Waduk Cirata. Penertiban KJA ini dilakukan dengan bertahap hingga akhir tahun nanti.

Penertiban berlangsung di Waduk Cirata, Dermaga Pasir Geulis, Desa Margalaksana, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (19/7/2018).

Badan Pengelola Waduk Cirata (BPWC), Dinas Perhubungan Jabar, Dinas Kelautan dan Perikanan Jabar, Satgas Citarum Harum Sektor 12, dan Polsek Cipeudeuy turut menertibkan KJA.

KJA yang ditertibkanyakni milik seorang pengusaha, Wawan Setiawan (46). Dari jumlah 1.580 petak yang dimilikinya, 474 petak ditertibkan secara bertahap hingga bulan Desember 2018.

Komandan Sektor 12 Citarum Harum Kolonel Satriyo Medi Sampurno mengatakan penertiban dilakukan setelah melalui pendekatan persuasive sehingga penertiban tidak mendapat penolakan dari pemilik.

Menurutnya KJA berdampak kurang baik bagi kualitas air. Karena adanya proses endapan dari sisa pakan ikan yang menimbulkan jamur. Air yang mengalir di Sungai Citarum dikonsumsi oleh 80% warga DKI Jakarta.

“Dampak dari adanya KJA, akan berpengaruh terhadap kualitas air di Waduk Cirata. Salah satunya, endapan dari sisa pakan ikan yang sudah sekian tahun itu akan menjamur. Padahal, air yang mengalir di Sungai Citarum ini kan dikonsumsi oleh 80% warga DKI Jakarta,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: