Ini Kata Ahli Teknik Sipil ITB Mengenai Ambruknya Selasar BEI

Suarabandung.com – Selasar Tower II gedung BEI ambruk hingga menelan puluhan korban luka. Bagaimana menurut analisis dari ambruknya selasar gedung yang sudah berusia 20 tahun tersebut?

Menurut Ahli Teknik Sipil ITB Profesor Iswandi Imran menjelaskan bahwa untuk mengetahui pasti penyebab ambruknya selasar  tersebut, memang harus dilakukan analisis lebih jauh. Analisis dapat dilakukan dalam kurun satu bulan ke depan.

Iswandi, dari Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB masuk Kelompok Keahlian Rekayasa Struktur, menyebutkan setiap bahan bangunan sudah seharusnya dirawat secara rutin. Apabila perawatan konsisten dilakukan, umur bangunan dapat lebih panjang.

“Dari video, dari foto-foto (BEI), kesannya runtuhnya tiba-tiba. Kalau tiba-tiba tanpa tanda-tanda, langsung bruk aja. Kalau keberatan, menurut saya, nggak juga. Kalau ngeliat di video beban yang bekerja standar saja ya,” ungkap lulusan University of Toronto, Kanada, tersebut.

“Beban itu mestinya sudah diperhitungkan dalam desain dalam perencanaan. Itu biasanya di area publik, bebannya sampai 500 kg/m2, artinya dalam 1 m2 bisa dalam 8 orang. Tadi kan kurang dari 8. Kecuali kalau ada kesalahan desain ya,” paparnya.

Menurutnya, analisis dapat dilakukan dengan melakukan forensik studi dan forensik analisis melalui pengumpulan fakta-fakta di lapangan.

“Tapi misal ada baut atau angkur yang lepas, entah patah atau apa. Itu yang harus dipelajari. Penyebabnya bisa perilaku yang degradasi pada sistem akibat umur, lingkungan, beban berulang. Atau apa pun,” jelasnya.

Hal yang harus diperhatikan yaitu kemungkinan adanya fatigue (kelelahan) dari bangunan tersebut.

“Bisa juga karena fatigue (kelelahan). Karena beban berulang dan ekstrem. Kita juga kalau terus kerja lama-lama fatigue juga. Kalau kita ada obatnya, Fatigon. Harusnya dibatasi, tegangannya tidak berlebihan, sehingga umurfatigue-nya bisa panjang. Ini yang harus dikaji secara mendalam,” ujar Iswandi.

Selasar Tower II gedung BEI sendiri ambruk pada Senin (15/1) kemarin tepatnya sekitar pukul 12.00 WIB. Lebih dari 70 orang dilarikan ke rumah sakit.

Korban tersebut yakni mahasiswa Universitas Bina Darma yang tengah melangsungkan study tour ke gedung BEI.

 

Sumber : detiknews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: