Ibu Hamil Malas Bergerak, Berbahayakah?

Suarabandung.com – Banyak ibu hamil yang jarang melakukan aktifitas karena khawatir jika aktifitasnya dapat memberikan pengaruh buruk bagi janin dalam kandungan. Pakar kesehatan menyebutkan bahwa ibu hamil yang jarang bergerak justru beresiko mengalami beberapa masalah kesehatan seperti sebagai berikut.

Ibu hamil yang malas bergerak bisa menjadi terlalu gemuk. Padahal, ibu hamil yang mengalami kenaikan berat badan dengan berlebihan akan kesulitan untuk menurunkannya kembali setelah melahirkan nantinya.

Nah, idealnya kenaikan berat badan saat hamil adalah 11 hingga 16 kilogram dengan penambahan sekitar 0,5 hingga 2 kg di trimester pertama dan kemudian terus naik sekitar 0,5 kg pada minggu berikutnya.

Tak hanya itu, Ibu hamil yang malas bergerak akan beresiko mengalami kesulitan saat melakukan persalinan normal. Bagaimana tidak, malas bergerak akan menurunkan massa dan kekuatan otot yang tentu berimbas pada kekuatan mendorong saat proses persalinan.

Sebaiknya ibu hamil melakukan olahraga ringan seperti berjalan kaki dengan santai tiga atau empat kali dalam seminggu. Ibu hamil juga sebaiknya melakukan senam hamil atau melakukan yoga khusus ibu hamil.

Pakar kesehatan juga menyarankan ibu hamil untuk selalu mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi seimbang, tidur dengan waktu yang cukup, dan menjaga pikirannya agar tidak mudah stress karena tidak baik bagi perkembangan dan kesehatan janin dalam kandungan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *