Hujan Misterius Guyur Satu Rumah di Tebet

Suarabandung.com – Sebuah rumah di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, diguyur hujan misterius. Hujan ini hanya mengguyur satu rumah dan membuat warga berbondong-bondong datang..

Peristiwa itu terjadi di Jalan Tebet Barat Dalam 1, Jakarta Selatan, Sabtu (26/8) lalu. Kabar mengenai hujan ekslusif itu diunggah oleh akun Twitter @febicil dan menjadi viral di media sosial.

Diaz, warga yang tinggal di depan rumah tersebut membenarkan hujan mengguyur 1 rumah saja. Ia juga menceritakan jika hujan tersebut berlangsung pukul 18.00 WIB hingga 23.00 WIB.

“Memang benar, saya melihat secara langsung, pukul 18.00 WIB sore gerimis terus lebat sampai pukul 23.00 WIB malam, 5 menit kemudian hujan lagi,” ungkap Diaz.

Pemilik rumah, Muzakir, menyebut saat hujan ekslusif tersebut turun. Ia sedang bermain catur bersama tetangga. Tiba-tiba ada teriakan di dalam rumah.

“Ponakan saya yang lagi main sama anak-anak tetangga tiba-tiba teriak ‘hujan om hujan om’, nah saya cek benar. Cuma di sekitaran teras pojok ke halaman rumah,” kata Muzakir.

Rupanya hujan itu tak kunjung berhenti hingga tengah malam. Rumah Muzakir lalu didatangi para tetangga hingga ojek online yang penasaran.

“Tetangga juga sudah ramai datang. Ada yang percaya dan nggak percaya ya silakan saja kan bebas ya orang menafsirkan apa saja. Ada yang (mengira) mungkin karena torang (penampungan air) bocor, tapi kan sampai malam. Sempat juga hujannya bergeser ke kanan ke arah tiang listrik,” ucapnya.

Hujan ini dianggap misterius karena hanya terjadi di area rumah Muzakir seluas 5×5 meter. Muzakir bercerita, banyak warga yang menggunakan air itu untuk mandi hingga menyimpan air tersebut.

“Ini cuma sekotak, sekitar diameter 5×5 meterlah, saya nggak tahu itu kejadian apa, mungkin alam ya. Orang-orang pada datang, foto, sebar ke media sosial. Bahkan ada yang mandi, termasuk saya, saya mandi sebentar. Ibu saya juga sempat tampung airnya, eh, tadi pagi dia buang, nggak tahu kenapa,” ungkapnya keheranan.
Kepala Pusat Informasi Meteorologi Publik BMKG Mulyono Prabowo menyebut hal tersebut sebagai fenomena langka dan sulit terjadi. Jika dilihat dari skala ruang dan waktu, hujan yang mengguyur satu rumah di Tebet sulit terjadi. Apalagi melihat dimensi rumah yang hanya berukuran 5×5 meter.

Mulyono menambahkan, hujan setempat atau cakupan wilayahnya terjadi cukup besar. Namun, durasi waktu hujan tidak terlalu lama yakni mulai sekitar pukul 18.00 WIB hingga 24.00 WIB.

Kepala Humas BMKG Hery Tirto menyebutkan,  meski jarang terjadi hujan misterius itu merupakan fenomena alam dan minta masyarakat tidak kaitkan dengan hal berbau klenik.

“Kalaupun (hujan lokal) itu terjadi lebih banyak di musim transisi atau di kemarau dan antara siang dan menjelang malam. Jadi jangan dikaitkan dengan klenik dulu,” ujar Hary.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *