Fakta Jenazah Dibonceng Motor yang Viral

Kasat Lantas Polres Tanjabtim, AKP Tezmirizal membenarkan dengan adanya peristiwa yang sedang viral ini. Tetapi, ia membantah jika polisi menghentikan pengendara bonceng tiga tersebut.

Petugas kepolisian pada awalnya tengah berpatroli di sekitar kawasan Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjabtim, Jambi. Mereka awalnya berangkat dari daerah Simpang Kiri hendak menuju Kuala Jambi yang berjarak sekitar 60 kilometer.

Saat hendak berangkat, mereka menggunakan dua sepeda motor. Di tengah perjalanan, salah satu penumpang mengaku sakit di bagian perut. Akhirnya diputuskan untuk dibonceng tiga, danakhirnya korban meninggal dunia di perjalanan.

Saat polisi mendengar penumpang yang merupakan pria paruh baya itu sudah meninggal dunia, polisi pun langsung memberikan bantuan dengan mobil Patwal, petugas Polres Tanjab Timur Jambi, membawa jenazah dan keluarganya ke rumah duka yang jaraknya sekitar 20 km dari lokasi.

Hingga kini identitas jenazah pria paruh baya yang jasadnya dibonceng sepeda motor belum diketahui.

Menurut cerita pengendara sepeda motor, awalnya mereka bertiga tengah bertandang ke rumah saudaranya di daerah Simpang Kiri.

Lalu almarhum minta diantar ke rumahnya di Kuala Jambi yang jaraknya sekitar 60 kilometer.

Tiba-tiba ia mengeluh sakit perut dan diputuskan untuk berboncengan dengan satu motor. Namun, korban meninggal dunia di perjalanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: