Dua Lintasan Kereta Api di Kircon dan Cimahi Bakal Ditutup

Suarabandung.com – Dua pintu perlintasan kereta api di Kiaracondong, Kota Bandung, dan Cimindi, Kota Cimahi, bakal ditutup secara permanen. Pemerintah saat ini masih mengkaji ulang terkait hal tersebut.

Pelaksana Direktorat Keselamatan Ditjen Perkeretaapian Lilik Moeljaki mengatakan penutupan perlintasan kereta tersebut berdasarkan faktor keselamatan masyarakat. Dalam undang-undang dan peraturan menteri sudah dijelaskan bahwa seharusnya perlintasan sebidang ditiadakan.

“Kita itu jangan sampai action setelah ada kejadian (insiden). Tapi action dulu supaya tidak ada kejadian,” ucap Lilik usai melakukan tinjauan lapangan di perlintasan sebidang Kiaracondong, Jalan Ibrahim Adjie, Kota Bandung, Jabar, Rabu (30/8/2017) kemarin.

Menurutnya, setiap kali terjadi insiden di perlintasan akan menimbulkan korban jiwa atau minimal cacat fisik. Sehingga demi keselamatan masyarakat dan penumpang kereta, hal tersebut harus dilakukan.

Lilik akan berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan sosialisasi lantaran penutupan tersebut menyangkut keselamatan banyak orang.

“Apa yang harus kita korbankan. Apakah nyawa atau kepentingan warga dalam artian waktu perjalanan. Bagi kami nyawa yang paling penting diselamatkan,” ungkapnya.

Lilik menyebut dua perlintasan sebidang yang akan ditutup tersebut memiliki resiko yang sangat tinggi. Terlebih saat ini intensitas kereta api di wilayah Daop 2 Bandung mencapai 100 perjalanan yang 60 diantaranya adalah kereta penumpang dan sisanya kereta barang.

“Tatkala nanti ada human error atau sistem rusak bisa saja terjadi (insiden). Kami tidak berharap tingkat fatalitas itu terjadi,” paparnya.

Ditjen Perkeretaapian berharap dukungan dari pemerintah daerah dan provinsi untuk mendukung serta bersama-sama memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Sebab penutupan tersebut tidak hanya dilakukan di Bandung dan Cimahi, namun sejumlah daerah seperti Jakarta, Depok, Tanggerang, Solo, dan Yogjakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *