Cara Mencegah Kehamilan Setelah Berhubungan Intim

Tidak sedikit pasangan suami istri yang menunda untuk memiliki seorang anak. Sehingga ketika mereka melakukan hubungan intim, maka mereka akan menggunakan alat pelindung maupun menggunakan program KB (Keluarga Berencana). Namun, tidak jarang pula pasangan yang “kelepasan”, sehingga mereka kebingungan bagaimana cara mencegah kehamilan tersebut. Oleh karena itu, berikut ini adalah cara mencegah kehamilan setelah berhubungan intim yang mungkin saja dapat membantu Anda.

 

Pada Umumnya, untuk mencegah kehamilan dilakukan sebelum melakukan hubungan tersebut. Banyak sekali cara yang dapat mengatasi hal tersebut, seperti menggunakan alat-alat. Namun, tidak jarang pula para pasangan yang kelupaan melakukan langkah pencegahan tersebut. Perlu Anda ketahui, mencegah kehamilan setelah melakukan hubungan tersebut merupakan hal yang sangat sulit untuk dilakukan, apalagi jika si wanita tengah di masa suburnya ataupun sudah terlewat 72 jam. Pada kurun waktu tersebut, salah satu dari jutaan sel kelamin jantan telah berhasil memasuki sel betina, sehingga terjadilah proses pembuahan yang tidak dapat dihindarkan. Akan tetapi, terdapat beberapa cara agar tidak hamil  yang dapat Anda lakukan. Berikut ini adalah cara-cara tersebut.

 

Cara Mencegah Kehamilan

 

  1. Mitos Mengkonsumsi Minuman Bersoda

Banyak sekali orang yang mempercayai jika dengan meminum minuman bersoda, spr*te, coc* col*, dan lain sebagainya dapat mencegah kehamilan. Namun, pada kenyataannya hal tersebut tidak dapat dibuktikan secara ilmiah dan ketika seorang wanita  meminum minuman tersebut maka malah dapat membahayakan kesehatan janinnya.

  1. Mengkonsumsi Pil Kontr*sepsi

Tidak sedikit wanita yang ingin mencegah kehamilannya dengan cara meminum pil tersebut. Memang pil tersebut dapat mencegah, namun tidak boleh dikonsumsi secara sembarangan, melainkan hanya saat keadaan darurat saja.   Salah satu contoh pil yang sering dikonsumsi adalah  pil Postinor 2. Namun, pil tersebut hanya akan bekerja dengan efektif jika diminum sebelum 72 jam setelah melakukan hubungan intim. Selebihnya, pil tersebut tidak akan bekerja dengan baik.

 

Selain itu, pengkonsumsian pil ini tanpa resep dokter juga sangat membahayakan keselamatan nyawa. Efek samping yang ditimbulkan setelah 30 menit mengkonsumsi pil ini ,yaitu timbul rasa mual selama 60 menit. Akan tetapi, ketika pengkonsumsi ingin muntah, ia  tidak boleh memuntahkannya karena hal tersebut dapat menggagalkan kinerja obat tersebut. Namun, yang paling berbahaya adalah dapat merusak fungsi rahim dan dapat mengurangi kesuburan.

  1. Mengkonsumsi Obat Pelancar Haid

Tidak sedikit orang yang percaya bahwa dengan mengkonsumsi minuman atau obat pelancar haid dapat mencegah kehamilan. Namun, pada kenyataannya itu hanyalah mitos belaka. Karena, minuman atau obat tersebut hanya akan bermanfaat sesuai dengan manfaatnya, yakni melancarkan darah sewaktu datang bulan. Namun, ketika seorang wanita meminum obat tersebut ketika ia dalam keadaan sudah hamil, maka hal tersebut dapat membahayakan kesehatan janin yang dikandungnya.

  1. Minum Jamu

Terdapat beberapa jamu yang memang diramu khusus untuk mencegah kehamilan setelah melakukan hubungan badan. Dan hal ini memang terbukti dapat mencegah hal tersebut. Untuk meminum jamu ini biasanya ketika seorang wanita telah merasa dirinya telat haid. Biasanya dengan meminum 4 hari secara rutin, maka haid akan kembali lancar dan tidak akan hamil.

baca juga : Agar Pernikahan Semakin Harmonis.

 

Isi dari ramuan jamu ini antara lain,

  • Air yang telah didihkan sebanyak setengah gelas atau 100 ml
  • Air cuka sebanyak 3 tetes
  • Merica yang telah dihaluskan sebanyak 1 sendok kecil
  • Ragi sebanyak ¼ bulatan

Untuk membuatnya sendiri cukup mencampurkan semua bahan tadi dengan cara mengaduknya hingga merata, kemudian ramuan atau jamu tersebut dapat dikonsumsi.

Itulah beberapa cara mencegah kehamilan setelah berhubungan intim. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Anda kedepannya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *