Cara Agar Miss V Tidak Robek Saat Melahirkan Normal

Suarabandung.com – Melahirkan dengan normal merupakan salah satu dambaan setiap ibu. Saat proses melahirkan secara normal, sebagian besar para ibu bisa saja akan mengalami vagina yang robek. Robekan terjadi karena kepala bayi mendorong turun ke bawah vagina dan bergerak ke perineum (daerah antara vagina dan anus) selama proses persalinan.

Jika kulit vagina dan perineum belum cukup meregang, maka dorongan bayi dapat membuat vagina robek.

Untuk memperlancar proses persalinan, dokter kadang perlu melakukan episiotomi atau yang sering dikenal dengan gunting vagina.

Tindakan gunting vagina normal terjadi dalam proses kelahiran normal. Bagi para ibu yang tidak mengalami episiotomi, mungkin akan mengalami robaknya vagina. Meskipun begitu, baik episiotomi dan vagina robek saat melahirkan ternyata dapat dihindari.

Berikut cara untuk mengurangi risiko episiotomi atau vagina yang robek antara lain:

  1. Persiapan fisik dan mental

Persalinan membutuhan persiapan fisik dan mental yang baik. Senam hamil atau olahraga rutin mampu membantu memperlancar proses persalinan. Dengan olahraga, sirkulasi darah tubuh anda menjadi lebih lancar dan kulit menjadi lebih segar dan elastis. Senam kegel salah satunya yang dapat memperkuat otot dasar panggul berguna saat proses persalinan nanti.

  1. Perhatikan asupan nutrisi

Perhatikan kebutuhan gizi anda tercukupi. Banyak minum air dapat mendukung kesehatan kulit dan juga mendukung peregangan otot perineum selama melahirkan. Asupan penting yang perlu anda perhatikan yakni lemak omega 3, protein, vitamin E, vitamin C dan seng.

  1. Pijat perineum

Memijat area perineum selama kehamilan dapat membantu mempersiapkan perineum anda saat proses persalinan. Dengan melakukan pijat perineum selama masa hamil dapat membantu meningkatkan kepercayaan diri bagi ibu pada saat melahirkan. Baca : Buah-Buahan Untuk Mendukung Pertumbuhan Anak

4. Posisi melahirkan yang baik

Berbaring dengan kaki diangkat atau setengah berbaring dapat membantu menempatkan tekanan ke tulang ekor dan perineum yang kana meningkatkan risiko vagina robek.

Sedangkan dengan berbaring ke kiri, posisi ini dapat mengurangi kemungkinan vagina robek. Namun satu hal yang penting, Anda harus menentukan posisi ternyaman saat melahirkan.

  1. Atur napas dan waktu mengejan 

Mengejan di saat yang tidak dibutuhkan dapat meningkatkan risiko vagina robek. Mengejan dengan kekuatan penuh seluruh tubuh sambil menahan napas juga dapat mengurangi pasokan oksigen ke dalam tubuh anda dan bayi.

Sebaiknya anda mengikuti arahan dari tenaga kesehatan yang mendampingi anda saat proses persalinan. Saat kepala bayi menyentuh vagina, mungkin anda akan merasakan sensasi tertekan.

Jangan terburu-buru mengejan untuk mendorong bayi keluar. Jika ukuran perinemum sudah meregang sesuai ukuran kepala bayi, barulah sebaiknya anda mengejan.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: