Bupati Bandung Geram Adanya Warga Bandung yang Tewas Akibat Miras

Suarabandung.com – Bupati Bandung Dadang M Naser sempat geram dengan adanya insiden yang saat ini menewaskan 41 warga Kabupaten Bandung akibat minuman keras (miras) oplosan.

Ia pun tak segan-segan untuk menindak tegas otak pelaku peredaran minuman keras tersebut.

“Tunjukin tempat-tempatnya! Saya hukum yang jual. Setuju? Hukum masyarakat dan hukum pidana harus ditegakkan, kita cari otak dan dalang siapa yang mengoplosnya, harus sampai ke akarnya. Gak boleh dibiarkan seperti ini,” ujar Dadang di RSUD Cicalengka, pada Selasa (10/4/2018).

Hasil gambar untuk gambar Bupati Bandung Geram Tewas Akibat Miras

Photo by tribunnews.com

Dadang pun sudah berkoordinasi dengan Polres Bandung, Dandim 0609 Kabupaten Bandung, Satpol PP, kecamatan, desa, kelurahan dan warga Kabupaten Bandung guna memberantas peredaran miras yang beredar di Kabupaten Bandung.

“Dari sisi penanganan korban kami nyatakan KLB. Kejadian luar biasa, biasanya bencana alam, ini bencana moral. Bencana sosial yang harus disikapi oleh Pemkab Bandung di mana rumah sakit menggratiskan pengobatan kepada para korban,” ujarnya.

Ia sangat menyayangkan dengan adanya kejadian tersebut. Kini Pemkab Bandung terus memantau perkembangan kasus ini.

“Saya tanya tadi kepada korban. Mau minum lagi ga? Enggak (kata korban). Kita pantau dan akan kita kumpulkan agar mereka tidak melakukan hal itu lagi,” imbuhnya.

Kejadian tersebut memberikan contoh kepada para warga khususnya di Kabupaten Bandung agar tidak mengonsumsi miras.

“Meninggal 41, pasien lainnya masih di data dan masih ada yang berdatangan. Ini ada apa, minuman ginseng ini adalah minuman yang membahayakan dirinya,” jelasnya.

Dadang berjanji akan mengerahkan mengerahkan Satpol PP dan aparat lainnya untuk melakukan sweeping miras.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: