Banjir di Pangandaran Mulai Surut, Material Longsor Mulai Dievakuasi

Suarabandung.com – Pasca longsor dan banjir pada Sabtu (7/10), situasi di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat mulai membaik. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Pangandaran Nana Ruhena menuturkan masyarakat saat ini dibantu petugas gabungan dari TNI, polisi dan sukarelawan sudah mulai membersihkan sisa material bencana tersebut.

Ia pun mengatakan material longsor yang terjadi di Kecamatan Sidamulih, Pangandaran kini mulai dievakuasi secara gotong royong.

Sementara, Kepala Basarnas Jabar Riyadi melalui Humas Basarnas Jabar Joshua Banjarnahor mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan bersiaga menghadapi bencana.

“Sekarang sudah masuk ke tahap rehab dan rekon, masyarakat dibantu petugas membersihkan sisa-sisa bekas longsoran dan luapan air,” ucap Joshua.

“Masyarakat kami imbau untuk lebih hati-hati khususnya masyarakat yang tinggal di wilayah tebing dan kawasan sungai. Sekarang memasuki musim penghujan sehingga debit air di sungai meningkat dan intensitas hujan naik,” tuturnya.

Tercatat empat kecamatan yang terkena bencana. Yakni Kecamatan Kalipucung tepatnya di Dusun Girisetra, Desa Kalipucung, banjir menggenangi seluruh ruas jalan dusun tersebut. Banjir juga menggenangi Mapolsek Kalipucung dengan ketinggian air mencapai 50 cm. Akibatnya, arus lalu lintas di wilayah tersebut pun  terhambat.

Sedangkan di Kecamatan Parigi, dua dusun tergenang banjir. Yakni Dusun Cijalu Desa Parigi dan Dusun Pasirkiara Desa Karangbenda. Banjir menggenang pemukiman warga di Desa Bojong Kecamatan Parigi.

Banjir juga terjadi di Kecamatan Sidamulih, Pangandaran. Dusun Ciokang dan Dusun Cikangkung, Desa Cikembulan, sebanyak 164 unit rumah warga di perumahan Garden Estetika terendam banjir.

Tak hanya itu, tanah longsor pun terjadi di Pangandaran. Longsor terjadi di Dusun Sangkan Bawang, Desa Kalijati, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran.

Longsor terjadi di beberapa titik lainnya di wilayah Kecamatan Sidamulih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *